Cara Menggunakan Setrika Uap

Saat ini teknologi semakin berkembang dengan adanya alat pelicin dengan bahan pendukung uap dari waktu ke waktu. Kini, kalau kamu adalah salah satu pemilik alat pelicin uap tersebut, maka ketahuilah cara menggunakan setrika uap dengan benar untuk hasil yang lebih rapi. Walaupun terkesan sangat sederhana, tapi penggunaan alat ini tetap harus berhati-hati, terlebih bagi kamu pemula yang ingin mencoba.

 

Salah satu kelebihan penggunaan setrika uap yaitu waktu melicinkan pakaian jauh lebih cepat daripada penggunaan alat dengan bantuan listrik. Namun, tentu saja hasil maksimal dalam jangka waktu yang sebentar ini cuma dapat diperoleh kalau pemakaiannya tepat.

 

Sebetulnya bagaimana mengoperasikan alat pelicin uap sudah tertera langsung pada kemasan saat kamu membeli. Setiap merek akan memberikan petunjuk yang berbeda, tapi intinya tetap sama. Namun, kalau terlanjur membuangnya maka simak penjelasan kami berikut ini.

 

Dikutip dari https://tengahviral.com adapun cara mudah untuk menggunakan setrika uap adalah sebagai berikut:

 

  1. Isi Tangki Menggunakan Air Bersih karena bahan utama alat pelicin adalah uap, maka akan dibutuhkan pengisian air bersih pada tangki. Beberapa jenis setrika memisahkan tangki dengan komponen utama, tapi beberapa lainnya mengharuskan kamu untuk membawa seluruhnya ke air kran mengalir. Penggunaan air yang bersih sangat berpengaruh terhadap uap yang dihasilkan dan akan menjadi pelicin pakaian kamu. Semakin bersih airnya maka akan semakin berkualitas uapnya.

  2. Pasang Aliran Listrik, setelah dipastikan kalau tangki terpisah tadi sudah terpasang dan air tangki penuh air bersih, kemudian pasang kabel listrik. Demi menghindari kesalahan dari cara menggunakan setrika uap maka lap kering seluruh permukaan yang terkena tetesan air supaya tidak ada aliran listrik.

  3. Atur Suhu Panas sesuai dengan jenis bahan pakaian dan cara untuk pengaturan suhu ini juga banyak caranya, tergantung dari jenis setrika yang digunakan. Kamu dapat membaca petunjuk pengaturan suhu dari label pakaian dan mendapat alarm bunyi setelah suhu tercapai.

  4. Atur Intensitas Uap yang keluar dari bagian bawah mesin. Penyesuaian jumlah tetesan uap ini juga tergantung dari setiap jenis kain. Ada yang butuh intensitas semprotan tinggi dan ada pula yang butuh semprotan rendah.

  5. Hati-hati Meletakkan Mesin supaya untuk menghindari kain bolong karena terlalu panas.

  6. Kembalikan Suhu ke 0 terlebih dahulu sebelum mencabut aliran listrik dari sumbernya. Langkah ini penting untuk menjaga agar barang dapat bertahan lebih lama dan bagus digunakan.