Manajemen Pemasaran

Manajemen Pemasaran

Pengertian Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi dan distribusi barang, jasa dan ide untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan individu dan organisasi. Manajemen pemasaran terjadi ketika setidaknya satu pihak di bursa potensial sedang mempertimbangkan cara untuk membuat pihak lain merespons seperti yang diinginkan.

 

Peran Pemasaran Dalam Organisasi

Dalam sebuah organisasi, manajer perlu mengembangkan struktur organisasi formal di mana orang dan sumber daya fisik dipersiapkan dengan baik untuk melaksanakan rencana dan mencapai tujuan keseluruhan.

 

Struktur Pemasaran Organisasi

Berikut ini adalah peran pemasaran dalam organisasi:

  • Peran pemasaran dalam dunia usaha
    Di bidang bisnis, pemasaran mulai terwujud pada waktu yang berbeda. Ada beberapa contoh yang masuk dalam kategori pionir di Asia, seperti Unilever, Philips dan Sony. Negara yang berbeda memiliki praktik yang berbeda dalam pangsa pasar mereka. Secara umum pemasaran telah menyebar dengan cepat ke perusahaan-perusahaan yang memproduksi barang-barang dalam kemasan konsumen (consumer-packaged goods), perusahaan-perusahaan yang memproduksi produk-produk konsumen tahan lama (consumer-durable goods), dan perusahaan-perusahaan untuk barang-barang industri. Bisnis jasa atau layanan konsumen (consumer service business), terutama untuk maskapai penerbangan dan banknya, telah beralih ke pemasaran modern.
  • Peran pemasaran di sektor nirlaba
    Pemasaran semakin menarik minat organisasi nirlaba seperti universitas, rumah sakit, gereja dan kelompok seni, terutama di negara maju. Berbagai lembaga pemerintah dan organisasi nirlaba swasta juga telah meluncurkan kampanye pemasaran sosial untuk mengurangi merokok, alkohol, penggunaan narkoba, dan seks tanpa kondom.
  • Peran pemasaran di sektor internasional
    Perusahaan multinasional menginvestasikan banyak modal untuk meningkatkan kemampuan pemasaran global mereka. Beberapa perusahaan multinasional Eropa dan Jepang seperti Nestle, Benetton, Unilever, Sony dan lain-lain telah memahami pemasaran dalam banyak hal lebih baik dan bernasib lebih baik daripada pesaing mereka dari Amerika Serikat. Perusahaan multinasional telah mendirikan dan menyebarluaskan praktik pemasaran modern ke seluruh dunia. Ini memaksa perusahaan lokal yang lebih kecil di berbagai negara untuk memperkuat pemasaran mereka untuk bersaing secara efektif dengan perusahaan multinasional multinational.

 

Konsep Pemasaran

Adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan. Menempatkan pembeli sebagai pusat kegiatan pemasaran, kebutuhan dan keinginan pembeli harus dimasukkan ke dalam proses produk yang ditawarkan oleh perusahaan.


Menurut (Philip Kotler, 1997:21) , konsep pemasaran adalah suatu kunci untuk mencapai keberhasilan tujuan di dalam organisasi yang terdiri dari penentuan suatu kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan konsumen secara lebih efektif dan efisien dibanding pesaing. Berikut ada beberapa konsep pemasaran yang perlu kita perhatikan, yaitu :

  1. Kebutuhan adalah suatu keadaan yang dirasakan tidak pernah mendapatkan kepuasan dan sifatnya terletak di dalam tubuh dan kondisi manusia itu sendiri. Misalnya kebutuhan akan sandang, pangan, dan papan.
  2. Keinginan adalah suatu kehendak yang kuat dari dalam diri manusia akan sebuah kepuasan terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam. Misalnya setiap orang membutuhkan makan tetapi dapat dipuaskan melalui jenis makanan yang berbeda seperti orang yang satu makan roti yang lainnya makan nasi goreng.
  3. Permintaan adalah keinginan terhadap suatu produk-produk tertentu yang di dukung oleh suatu kemampuan dan kemauan untuk membelinya. Misalnya banyak orang ingin mobil Mercedes, namun hanya sedikit orang yang mampu dan mau membelinya.
  4. Produk atau tawaran adalah sesuatu yang dapat ditawarkan kepada seseorang untuk memuaskan suatu kebutuhan dan keinginan berupa barang, jasa maupun ide-ide.
  5. Nilai dan kepuasan merupakan suatu dimana pembeli atau sasaran merasakan terpenuhinya keinginan atau kebutuhannya, sehingga membuktikan produk dan tawaran berhasil.

Sumber Rangkuman Terlengkap : SeputarIlmu.Com