Meredam Kekhawatiran

Meredam Kekhawatiran – Wanita sering kali dihinggapi rasa cemas dengan bermacam hal. Cemas telat tiba ke rapat penting atau kantor. khawatir anak dirumah tidak diasuh secara baik oleh pengasuhnya. Cemas dengan keamanan anak di sekolah atau diperjalanan pulang ke rumah. 1/2 dari 6,8 juta orang di Amerika, ialah wanita yang alami masalah kekhawatiran dipacu rasa khawatir terlalu berlebih seperti ini. Apa kita di Indonesia mempunyai permasalahan sama?

Gail Saltz, MD, psikolog dan psikoanalis, menjelaskan, bila Anda berasa cemas dengan bermacam hal, sampaikan beberapa pertanyaan ini. Anda perlu mengenal sejauh mana kecemasan dalam diri. Masalahnya rasa khawatir yang terus-terusan dirasakan akan memacu masalah tekanan pada diri seseorang.

Pertanyaannya, apa Anda selalu berasa cemas pada setiap hari Anda, dan terus terjadi berulang-ulang? Apa pemikiran cemas sering ada saat melihat tv, membaca buku, atau bahkan juga saat terlibat perbincangan dengan keluarga? Apa Anda sering berasa grogi? Napas Anda pendek atau seringkali terengah-engah?

Apa Anda menghindari dari rutinitas normal karena kekhawatiran? Apa kekhawatiran membuat Anda tidak dapat nikmati diri kita? Bila Anda menjawab ya pada salah satu beberapa pertanyaan ini, dan telah merasakannya sepanjang beberapa minggu, artinya fikiran Anda dirasuki rasa cemas.

“Rasa khawatir terlalu berlebih mempengaruhi psikis dan fisik, selain memacu depresi dan beresiko pada kesehatan badan. Anda dapat terserang beberapa penyakit seperti asma atau jantung. Permasalahan yang lain akan ada salah satunya susah fokus, masalah tidur, dan Anda tidak dapat nikmati hidup sehari-harinya,” terang Saltz.

Meredam Kekhawatiran

Tips Dan Trik Meredam Kekhawatiran Yang Berlebih

1. Mengenal pemicu kekhawatiran

Mengambil kertas dan pulpen, tulislah apa yang membuat Anda cemas. Langkah ini ialah wujud pengamatan diri dan menolong Anda hilangkan intensif kecemasan. Dengan menuliskan, Anda akan berasa lebih pahami kecemasan diri.

Pengamatan diri ini membuat Anda berasa, apa yang dipikir itu sesungguhnya tidak perlu dicemaskan berlebihan. Lihat kembali catatan kecemasan Anda tiap 1-2 hari sekali. Beberapa pasien Saltz bahkan juga mengaku, dengan lakukan pengamatan diri mereka dapat menangani stres.

2. Menangani kekhawatiran

Pakai catatan kecemasan Anda sebagai bahan untuk menanyakan kembali ke diri. Tanya dalam diri Anda, sejauhmana semua kecemasan ini dapat betul-betul terjadi? Bila terjadi apa yang bakal Anda kerjakan?

Lantas sejauh mana sesungguhnya usaha Anda untuk memperhitungkannya? Dengan ini Anda dapat meredam kekhawatiran serta lebih mempunyai kontrol atas diri. Anda bisa juga latih diri untuk terima segala hal apa yang ada, sekalian belajar terima kekesalan.

3. Bikinlah gagasan mengantisipasinya

Sering apa yang dicemaskan tidak pernah jadi realita. Bila Anda berasa terlampau cemas, kerjakan gagasan untuk memperhitungkannya. Balik lagi ke catatan kecemasan yang Anda buat sebelumnya. Lalu bikinlah catatan gagasan mengantisipasi apa yang dapat Anda kerjakan bila kecemasan itu betul-betul terjadi.

Saat berasa cemas, dan Anda biarkan saja hati ini, yang ada selanjutnya ialah Anda tidak sanggup mengatur diri sendiri. Karena itu lakukan rencana supaya semua ada dalam bawah kendali Anda. Dengan ketahui rencana cara menangani kecemasan, Anda akan berasa lebih tenang.

4. Rileksasi badan dan fikiran

Kekhawatiran memunculkan penyakit, merasa sakit di semua otot dan saraf tubuh. Oleh karenanya, kerjakan rileksasi fikiran dan badan. Semisal melakukan pijat relaksasi supaya tubuh lebih rileks dan tenang. Anda bisa mencoba memanggil jasa pijat panggilan Surabaya kerumah, supaya lebih tenang dan nyaman.

Atau mungkin Anda bisa mencoba Duduk di lokasi yang menurut Anda nyaman, tutup mata dan bernafaslah dari perut sepanjang lima menit. Ambil napas dari hidung perlahan-lahan dalam lima perhitungan, lalu buang napas lewat mulut perlahan-lahan dalam lima hitungan.

Mengendalikan napas membantu Anda melepaskan kekakuan di semua otot badan dan menyalurkan oksigen ke semua badan, ke kaki, pantat, lengan, tangan, jari-jari, muka, dan leher. Kerjakan rileksasi sepanjang 5-10 menit. Kerjakan perlahan-lahan, napas dalam lewat mulut dan hidung.

Visualisasi dalam imajinasi membantu pikirkan Anda ada dalam satu lokasi yang menentramkan. Membawa perasaan dan pikiran Anda ke arah tempat itu, dan nikmati ketenangan, keindahan dan kenyamanan tempat itu. Saat bernafas, pikirkan lokasi yang membuat Anda berbahagia. Memikirkan tempat semacam ini menolong badan lebih santai dan bisa meredam kekhawatiran, untuk itu coba kerjakan 10 menit tiap hari.

By never