Tue. Jan 19th, 2021

Malang, kota terbesar ke-12 di Indonesia, memiliki banyak keistimewaan. Tak hanya bakso, tapi juga banyak sajian kuliner Malang yang bisa merusak lidah.

Makanan Tradisional Khas Malang

1. Puthu Lanang

Kue Puthu Lanang merupakan jajanan khas Malang yang terbuat dari tepung beras dan gula aren yang sudah ada sejak tahun 1935. Uniknya, Puthu Lanang yang legendaris ini telah menjadi merek paten dalam proses paten.

Sedang mencari supplier untuk bisnis Anda? Temukan supplier di surabaya baju dan kaos dengan harga grosir termurah di Surabaya.

Toppers bisa membeli Puthu yang rasanya manis gurih dengan parutan kelapa di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang Buntu, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

2. Bakso Goreng

Kalau ke Malang pasti belum mencicipinya, tapi belum mencicipi kuliner khas Malang yang satu ini. Toppers bisa mencicipi makanan Bakso Malang yang enak dan gurih di President of Meatballs yang berlokasi di Jalan Batanghari.

Selain membeli bakso yang sudah disajikan dengan kuah yang enak, kamu juga bisa membeli bakso beku yang sudah menjadi oleh-oleh berbulan-bulan.

3. Onde-Onde Han Tjwan Sing (HTS)

Berawal pada tahun 1927, Depot Han Tjwan Sing (HTS) terkenal dengan siomaynya yang legendaris. Terletak di Dr. Dalan Wahidin 123, Lawang, wisatawan bisa mencicipi makanan khas Malang dengan tiga rasa yang tidak biasa, yaitu kacang hijau, kacang merah, dan kelapa.

4. Ketan Susu Batu

Jika umumnya nasi ketan disajikan dengan santan, lain halnya dengan nasi ketan di Pos Ketan Legenda Batu, Malang. Papannya menyediakan menu utama yang lengket dengan 16 topping yang enak.

Toppers bisa mengunjungi Pos Ketan Legenda yang berusia 51 tahun untuk mencicipi kuliner legendaris Malang di Jl. Kartini No.6, Ngaglik, Kec. Batu, Jawa Timur

5. Angsle Malang

Masakan khas Malang ini lebih mirip dengan hangatnya Bandung asli. Ya, Malang dan Bandung memang kota dengan kondisi geografis yang sejuk, sehingga punya minuman khas yang bikin kamu tetap hangat.

Perbedaan kuliner Malang dan Sekoteng adalah Angsle dilengkapi dengan petulo atau biasa disebut putang mayang, tape singkong, ketan putih kukus, dan bubur mutiara. Makanan khas Malang ini cocok dikonsumsi saat cuaca dingin.

6. Aneka Olahan dari Telo

Telo merupakan umbi yang dalam bahasa latin disebut batata ipomoea atau biasa disebut umbi. Dengan kreativitas masyarakat Malang, Telo bisa dihidangkan dengan ice cream, chips, pizza, roti dan nugget.

Jika sedang berwisata ke kawasan Lawang, jangan lupa menyantap jajanan olahan Malang ini di tengah oleh-oleh khas Malang, Jalan Raya Purwodadi No. 1, Pintu.

7. Malang Strudel

Kuliner Malang terkenal dengan kreativitasnya. Bagaimana tidak, Pastry Strudel yang awalnya merupakan cake populer di Austria ini kemudian berubah menjadi citarasa lokal Malang di tangan chef profesional dari Malang Strudel Cake Shop.

Toppers bisa mencicipi pai malang khas yang diisi berbagai jenis buah-buahan di Outlet Strudel Malang yang terletak di Semeru, Kota Malang!

8. Cwie Mie Malang

Cwie Mie Malang merupakan makanan khas Malang yang awalnya mirip dengan mie ayam biasa, hanya dagingnya yang dicincang halus. Rasa mie nya unik, berbeda dengan mie ayam biasa dan disajikan dengan salad dan mangkok segar yang terbuat dari siomay. Hmmm, enak!

9. Orem-Orem

Toppers sebaiknya jarang melihat penjaja makanan Malang di luar kawasan Malang. Orem-Orem merupakan komposisi kuliner khas Malang yang terbuat dari irisan ketupat dan ayam yang dimasak dengan santan kental, mirip opor atau lodeh.

Makanan dari Malang ini enak disajikan dengan rasa pedas yang tumbuh. Biasanya penjual Orem-Orem tidak memasak di atas kompor melainkan menggunakan arang agar masakan khas Malang ini memiliki cita rasa yang khas.

10. Pecel Pincuk

Saat berwisata ke Malang, jangan lupa mampir ke restoran Pecel Pincuk di Jl. MT. Haryono, Penanggungan, Kota Malang, dekat universitas negeri terkemuka Universitas Brawijaya.

Saus selai kacang yang lezat ini akan disajikan di bagian pangkal daun pisang. Toppers bisa mencicipi makanan khas Malang ini dengan 10.000

11. Tempe Mendol

Tempe Mendol merupakan snack tempe yang dicampur dengan bumbu seperti kunyit, bawang merah, dan bawang putih kemudian digoreng.

Bentuk kuliner khas Malang yang satu ini berbeda dengan masakan tempe lainnya yang pastinya bikin lapar! Hidangan khas Malang ini bisa disantap dengan kecap dan sambal sesuai keinginan.

12. Sego Goreng Mawut

Mari terjemahkan kata tersebut. “Sego” artinya nasi, “goreng” artinya digoreng, dan “mawut” artinya tidak jelas dalam bahasa Jawa. Jadi Sego Goreng Mawut artinya Nasi Goreng.

Sego Goreng Mawut Tak Nyaman adalah nasi goreng campur mie goreng. Nasi goreng empuk dan mie goreng mamah untuk cita rasa yang sangat khas.